l.e.o.n.i | v.i.o.l.i.n.i.s.t
Just share what i like to do

Nov
13

Setelah berjuang memperbaiki kesalahan. . .

Akhirnya aku mendapatkan hasil yang memuaskan. . .

Ya! itu semua berkat dukungan dari orang tua dan temen-temen aku, serta tak lupa juga guru-guru di sekolah. Trimakasih banyak yaaaaa… :D

Semoga aku bisa mempertahankan semua ini..

Makasih udah bantu keluarkan aku dari keterpurukan ini… :)

Nov
11

Aku tak bisa mempersembahkan sesuatu yang bagus untukmu.

Mungkin ini hanya sebuah permainan musik yang biasa. . .

Tapi melalui lagu inilah aku ungkapkan isi hatiku. . .

Mungkin hanya sebuah “Lagu Rindu” yang bisa mengungkapkan perasaan ini..

Semoga kau yang ada di sana dapat mendengar senandung lagu yang aku mainkan. .

Nov
10

Tuhan, kenapa aku harus merasakan perasaan ini lagi. .?

Kenapa aku harus tertawa diatas kesedihan. . .?

Kenapa semua ini tidak cepat berlalu. . .?

Aku tidak tahu mampu menjalaninya atau tidak. . .

Tuhan, tolong berikan aku sebuah cahaya yang dapat menuntunku keluar dari kegelapan ini ya Tuhan. . .

Nov
05

Besok udah tanggal 6 november..! hwaaa…! Pengumuman lomba karya tulis ilmiah dengan tema “Budaya Demokrasi di Sekolah”

gimana yaaa??? duwh takut banget. . .

Semoga saja hasilnya nanti terbaik buat semuanya..  Amin. :)

Nov
02

Sherina – Cinta Pertama dan Terkahir

sebelumnya tak ada yang mampu
mengajakku untuk bertahan
di kala sedih
sebelumnya ku ikat hatiku
hanya untuk aku seorang
sekarang kau di sini hilang rasanya
semua bimbang tangis kesepian

reff:
kau buat aku bertanya
kau buat aku mencari
tentang rasa ini
aku tak mengerti
akankah sama jadinya
bila bukan kamu
lalu senyummu menyadarkanku
kau cinta pertama dan terakhirku

sebelumnya tak mudah bagiku
tertawa sendiri di kehidupan
yang kelam ini

sebelumnya rasanya tak perlu
membagi kisahku saat ada yang mengerti
sekarang kau di sini hilang rasanya
semua bimbang tangis kesepian

bila suatu saat kau harus pergi
jangan paksa aku tuk cari yang lebih baik
karena senyummu menyadarkanku
kaulah cinta pertama dan terakhirku***

 

 

Hari ini aku merasa sepi… Entah mengapa aku juga tak tahu… :(

Dia ada di sini, tapi seperti tak ada..

Dia yang jauh di sana, hanya cuma bayang semu di masa laluku…

Oct
18

Congratulation to Dendrobium band…!!

Setelah latihan full dalam 3 hari, akhirnya perjuangan Dendrobium tidak sia-sia.. Setelah mendapat berbagai cobaan berat selama 3 hari itu, semua jadi indah pada waktunya..

Walaupun Dendrobium kalah dalam festival band yang diadakan honda, tapi kami sudah merasa menang atas perjuangan kami. Setidaknya walaupun kalah, tapi mendapat tepuk tangan dari penonton. Ya, itu memang yang kami tunggu2.. Waktu pertama dan kedua kali ikut festival, selalu mendapat cemooh.. tapi yang ketiga kali ini benar2 mendapat tepuk tangan dari penonton.. Terimakasih ya Allah..!

Festival kemarin tanggal 17 okt, Dendrobium tampil dengan performance yang berbeda. Pada awal performance, kami tampil dengan aliran pop biasa. Tapi yang ketiga kali ini kami tampil dengan sedikit agak classic, dimana saya yang sebelumnya tampil dengan memainkan drum, tadi malam beralih ke biola..

Ga kebayang aja, performance Dendrobium yang baru ini malah mendapat respon dari teman2..hehe..

mungkin memang seharusnya aliran Dendrobium seperti itu yah… ada classic2nya gmn gtu..hehehe

Ok. Akan dipertahankan..!

Oct
14

Lagi2 dendrobium band selaluu saja kalau mau ikut festival dalam keadaan mendadak..

Pusing..pusing..pusing..!!! Pemberitahuan baru dikasi tahu tgl 12 okt,,sedangkan festivalnya tanggal 17 okt. Festival band itu sendiri diadakan dalam rangka menjadi band pembuka untuk grup band WALI,,sekaligus menjadi nilai di raport untuk pengembangan diri…

Haduh,,tapi tolong donk,,jangan mendadak2 kayak gini.. Sungguh! rasanya ingin lari dari kenyataan tapi tak bisa…

Jadi,hanya bisa biarkan semua ini mengalir….

Dendrobium band hanya bisa pasrah sama Tuhan dalam menjalankan semuanya. Bukan berarti tanpa semangat. Semangat itu ada,,tapiii kt mungkin hanya bisa memberikan penampilan semampunya kita aja.. Karena disisi lain juga kami memiliki kewajiban sebagai pelajar, dimana setiap harinya selalu saja ada tugas2 yang banyak…

Huuuhhh..! Just Let It Flow…

Tunggu saja hasil pengumuman pemenang festival band tgl 17 okt.. Ntar aku posting lagi yaaahhh… bye..

Oct
11

Hoah. . .

Akhirnya karya ilmiah yang aku buat selesai juga. . .

Setelah 4 jam kelabakan buat karya ilmiah dengan tema “Budaya Demokrasi di Sekolah” untuk diikutsertakan dalam lomba. . .

Ga tau deh hasilnya bisa memikat hati para juri ato gak. Aku paassrraahhh…!

Kalo kalah ya udah ga pa pa… Kalo menang ya Puji Tuhan deh.. :)

Tinggal tunggu pengumumannya aja tanggal 22 Oktober. . . (hmmm..)

Teman2 doain aku yaaa… =)

Sep
06

Dulu bumi ini dipenuhi oleh pepohonan yang hijau, hewan-hewan yang lucu dan unik, dan bunga-bunga yang indah. Tahun berganti tahun, semakin lama bumi ini semakin panas. Lihat saja ketika siang dan sore hari. Panasnya sinar matahari begitu menusuk kulit! Membakar kulit manusia! Tak sadarkah kalian para manusia? Sinar matahari sekarang ini dapat menyebabkan kanker kulit untuk kalian! Bumi kita sekarang sudah kekurangan pohon-pohon, hewan-hewan menjadi semakin banyak yang punah, dan semakin berkurangnya bunga-bunga yang bermekaran di bumi ini. Semua ulah siapa? Ya ulah kalian para manusia! Kalian tidak memikirkan kehidupan bumi kita ini! Mungkin hanya sedikit di antara kalian yang masih peduli terhadap bumi!

Tak sadarkan kalian apabila bumi ini tidak terurus, akan menyebabkan kematian bagi manusia? Ya! Kalian para manusia yang akan mengalami akibat dari perbuatan kalian ini! Selama ini yang kalian salahkan mengenai pemanasan global adalah alam. Kalian menyalahkan pohon-pohon yang tidak mampu menyerap gas emisi rumah kaca, atau mungkin kalian saling menyalahkan satu sama lain. Tidak ada gunanya kalian menyalahkan orang lain. Periksa diri masing-masing dahulu, apakah kalian tidak turut menyumbangkan gas rumah kaca? Semua manusia di bumi ini pastinya menyumbangkan gas emisi rumah kaca. Lebih baik kalian para manusia mulai berubah sejak sekarang. Bersama-sama menyelamatkan bumi ini!

Apa kalian tidak takut bila kutub di es akan mencair dan menenggelamkan beberapa pulau di bumi ini? Apa kalian tidak takut terkena kanker yang menyebabkan kematian? Apa kalian tidak sayang bumi ini? Kalian terlalu egois hanya memikirkan kepuasan kalian! Bumi ini juga perlu diperhatikan. Coba kalian memposisikan diri kalian menjadi bumi! Kalian dirusak, dihancurkan, tubuh kalian di bakar, apa kalian tidak menangis? Kalau bumi ini bisa berbicara, marah dan menangis, pasti bumi ini sudah menangis, mengeluh, atau mungkin memarahi kalian  dari dulu.

Para walikota, bupati, dan orang-orang penting lainnya, mengapa kalian tidak memikirkan keadaan kota yang semakin ruwet? Pembangunan kota yang tidak teratur tolonglah dihentikan karena dapat menyebabkan banjir! Semakin banyaknya kendaraan yang beroperasi di muka bumi ini juga menyumbakan gas rumah kaca. Apalagi di Jayapura,Papua, tanah kelahiranku! Jayapura kini sudah seperti Jakarta yang setiap paginya macet, siang hari juga macet, sore hari juga macet, bahkan malam haripun juga macet! kendaraan-kendaraan yang ada di jalan sudah TERLALU banyak! Tapi, tidak ada pelebaran jalan! Hal ini juga yang membuat bumi semakin panas! Mana perhatian kalian bapak/ibu walikota? bupati? atau orang penting lainnya yang memang bertanggung jawab terhadap kota ini?? Lihat sampah dimana-mana! Dari kantor walikota, tampak pembangunan kota yang tidak teratur, dapat menyebabkan banjir! Depan kantor gubernur juga terdapat banyak sampah, tepatnya di pantai dok 2, Jayapura. Tumpukan sampah ada di depan mata kalian! Tapi apakah kalian peduli? mana tindakan dari kalian?

Danau Sentani yang dibangga-banggakan masyarakat Papua juga kalian kotori sendiri! Mulai banyak sampah di danau itu. Apalagi ketika Festival Danau Sentani 2009 lalu, sampah dimana-mana! Sungguh memalukan!! Festival Danau Sentani pasti dihadiri oleh walikota, bupati, dan orang penting lainnya, bahkan dihadiri oleh capres-cawapres yang akan berkampanye di sana. Kalian tidak malu?? Cobalah kedatangan capres-cawapres itu menjadi cambuk buat kita untuk membersihkan lingkungan. Cobalah untuk malu! Malu terhadap perbuatan kalian yang sudah mengotori danau! Apalagi yang mau dibanggakan dari Danau Sentani kalau kalian para masyarakat membuang sampah di danau? Kalian sudah merusaknya! Tumpukan-tumpukan sampah juga dapat membuat bumi ini semakin panas! Karena sampah-sampah itu akan mengeluarkan gas emisi rumah kaca.

Sepanjang jalan dari Jayapura hingga Sentani juga terdapat sampah! Daru dulu hingga sekarang tidak pernah berubah! Selalu saja sampah, sampah, dan sampah!  Tolong perhatikan kota ini! Jangan biarkan kota ini berantakan dan tidak terurus.

Tidak hanya di Jayapura, di kota-kota lain juga begitu! Tolonglah bapak/ibu walikota, bupati, dan orang penting lainnya, perhatikan kota yang kalian urus! Jangan dibiarkan begitu saja! Ajaklah masyarakat untuk bersama-sama membersihkan dan merawat kota! Batasilah kendaraan-kendaraan yang beropeasi! Perhatikan pembangunan kota! Supaya kota yang kita tempati menjadi nyaman dan indah, dan dapat mengurangi gas emisi rumah kaca. Kalau gas emisi rumah kaca berkurang, maka bumi pun tidak akan panas secara berlebihan yang dapat menyebabkan kematian bagi manusia.

GO GREEN! SAVE OUR EARTH!

Jun
06

Tanggal 5 Juni adalah hari Lingkungan Hidup. Untuk memeriahkan hari Lingkungan Hidup, Yayasan Pendidikan Lingkungan Hidup Cyclops (YPLHC) mengadakan berbagai lomba. Diantaranya adalah lomba Mading SMA/SMP, menulis Artikel untuk SMA, Fotografi untuk SMA, Baca puisi SD/SMP, dll. Tema yang diambil adalah ” Bersama Selamatkan Bumi dari Perubahan Iklim “

Lomba yang aku ikuti adalah lomba Fotografi. Aku bingung harus mengambil gambar apa. Aku sibuk di kegiatan mading, sama tugas sekolah yang begitu tumpuknya sehingga aku harus kehilangan waktu untuk beristirahat yang cukup dan juga hunting tentunya untuk lomba.

Aku benar-benar bingung. Akhirnya aku memutuskan untuk mengambil kerusakan alam yang terjadi di sekitar sekolahku. Yaitu, jalanan yang rusak akibat curah hujan yang tinggi dikarenakan oleh adanya perubahan iklim.

Tapi setidaknya aku mengirim 3 lembar foto yang berbeda untuk dilombakan. Karena itulah, aku diberi saran oleh guru pembimbing bapak Ferdinando Lase, S.Kom untuk mengambil kerusakan alam dari gunung di belakang sekolah. Aku pergi naik gunung bersama Pak Ferry (selaku guru pembimbing), kak Devy (orang yang tahu dimana letak gunung), Laura (selaku peserta lomba fotografi). Awalnya aku berpikir gunung yang akan dinaiki biasa-biasa saja. Makanya aku juga setuju-setuju saja.

Ternyata semua itu tidak seperti yang aku bayangkan!! Gunungnya begitu mengerikan (menurut saya). Licin, terjal, banyak rumput-rumput yang tinggi-tinggi, ditambah lagi ini pertama kalinya aku naik gunung.

Aku bingung,takut,mau teriak,dll,,semua jadi satu! Seumur hidup belum pernah naik gunung. Baru sampai di tengah perjalanan aku sudah minta pulang. Tapi, setelah aku pikir-pikir, kalau pulang aku turunnya bagaimana? kalo jatuh siapa yang mau tolong? kan semua orang pada diatas.

Ya sudah, daripada bingung, aku lanjutkan saja perjalanan ini. Setiap langkahku, aku tiada henti-hentinya memanjatkan doa. Ya! Aku takut sekali. beberapa kali aku hampir jatuh karena licin, dan posisi untuk naik yang kurang nyaman. Tapi, untungnya ada kak Dev yang menahanku, kalau tidak, mungkin aku sudah jatuh guling-guling. Sungguh mengerikan!!!

Setelah perjalanan terasa memakan waktu 1 jam (padahal cuma 10 menit) akhirnya kami sampai juga. Rasanya lega. Tapi begitu sampai, yang aku pikirkan adalah bukan bagaimna ambil fotonya ya? Tidak! Tapi yang aku pikirkan adalah “Nanti turunnya gimana nih???”

Daripada buang-buang waktu, mending aku jepret-jepret dulu aja deh. Sayang, waktunya terbuang nanti. Setelah selesai, kini waktunya turun gunung!!!

Hiiyyy!!! Mengerikan!! Rasanya mau turung gunung aja setengah hidup!! Ya beginilah, kalau gak pernah naik gunung…jd serba kaget…

Licin,,kaki-tangan pada keseleo semua….badan rasanya mau patah-patah….

Setelah sampai dibawah..Lega sekali rasanyaaa…bisa menghirup udara bebas dari ketakutan…badanku semua sakit rasanya.

Dengan buru-buru aku segera copy ke laptop, lalu transfer ke CD, selanjutnya dikirim ke kantor YPLHC..hoahh,,akhirnya selesai juga…tinggal tunggu pengumuman tanggal 5 Juni

Tanggal 5 Juni tiba,, pengumuman dibacakan pukul 15.00 WIT..

Juara III : xxxxx

Juara II : xxxx

Juara I : xxxxx

Yah, namaku tidak disebutkan. Serentak tubuhku rasanya lemas,, aku tidak tahu harus bagaimana lagi..

Tapi inilah takdir hidup yang harus dijalani. Tidak apalah,, toh aku kemarin sudah dapat juara I Fotografi WWF..aku berikan saja kesempatan buat teman-teman yang belum jadi juara…^^

Aku ambil hikmahnya saja dari peristiwa ini… aku dapat pengalaman naik gunung,,melatih mental,, dan lain-lain.

Ah, pengalaman yang tidak terlupakan. Seru, unik, menegangkan, semua jadi satu!