Tanggal 5 Juni adalah hari Lingkungan Hidup. Untuk memeriahkan hari Lingkungan Hidup, Yayasan Pendidikan Lingkungan Hidup Cyclops (YPLHC) mengadakan berbagai lomba. Diantaranya adalah lomba Mading SMA/SMP, menulis Artikel untuk SMA, Fotografi untuk SMA, Baca puisi SD/SMP, dll. Tema yang diambil adalah ” Bersama Selamatkan Bumi dari Perubahan Iklim “
Lomba yang aku ikuti adalah lomba Fotografi. Aku bingung harus mengambil gambar apa. Aku sibuk di kegiatan mading, sama tugas sekolah yang begitu tumpuknya sehingga aku harus kehilangan waktu untuk beristirahat yang cukup dan juga hunting tentunya untuk lomba.
Aku benar-benar bingung. Akhirnya aku memutuskan untuk mengambil kerusakan alam yang terjadi di sekitar sekolahku. Yaitu, jalanan yang rusak akibat curah hujan yang tinggi dikarenakan oleh adanya perubahan iklim.
Tapi setidaknya aku mengirim 3 lembar foto yang berbeda untuk dilombakan. Karena itulah, aku diberi saran oleh guru pembimbing bapak Ferdinando Lase, S.Kom untuk mengambil kerusakan alam dari gunung di belakang sekolah. Aku pergi naik gunung bersama Pak Ferry (selaku guru pembimbing), kak Devy (orang yang tahu dimana letak gunung), Laura (selaku peserta lomba fotografi). Awalnya aku berpikir gunung yang akan dinaiki biasa-biasa saja. Makanya aku juga setuju-setuju saja.
Ternyata semua itu tidak seperti yang aku bayangkan!! Gunungnya begitu mengerikan (menurut saya). Licin, terjal, banyak rumput-rumput yang tinggi-tinggi, ditambah lagi ini pertama kalinya aku naik gunung.
Aku bingung,takut,mau teriak,dll,,semua jadi satu! Seumur hidup belum pernah naik gunung. Baru sampai di tengah perjalanan aku sudah minta pulang. Tapi, setelah aku pikir-pikir, kalau pulang aku turunnya bagaimana? kalo jatuh siapa yang mau tolong? kan semua orang pada diatas.
Ya sudah, daripada bingung, aku lanjutkan saja perjalanan ini. Setiap langkahku, aku tiada henti-hentinya memanjatkan doa. Ya! Aku takut sekali. beberapa kali aku hampir jatuh karena licin, dan posisi untuk naik yang kurang nyaman. Tapi, untungnya ada kak Dev yang menahanku, kalau tidak, mungkin aku sudah jatuh guling-guling. Sungguh mengerikan!!!
Setelah perjalanan terasa memakan waktu 1 jam (padahal cuma 10 menit) akhirnya kami sampai juga. Rasanya lega. Tapi begitu sampai, yang aku pikirkan adalah bukan bagaimna ambil fotonya ya? Tidak! Tapi yang aku pikirkan adalah “Nanti turunnya gimana nih???”
Daripada buang-buang waktu, mending aku jepret-jepret dulu aja deh. Sayang, waktunya terbuang nanti. Setelah selesai, kini waktunya turun gunung!!!
Hiiyyy!!! Mengerikan!! Rasanya mau turung gunung aja setengah hidup!! Ya beginilah, kalau gak pernah naik gunung…jd serba kaget…
Licin,,kaki-tangan pada keseleo semua….badan rasanya mau patah-patah….
Setelah sampai dibawah..Lega sekali rasanyaaa…bisa menghirup udara bebas dari ketakutan…badanku semua sakit rasanya.
Dengan buru-buru aku segera copy ke laptop, lalu transfer ke CD, selanjutnya dikirim ke kantor YPLHC..hoahh,,akhirnya selesai juga…tinggal tunggu pengumuman tanggal 5 Juni
Tanggal 5 Juni tiba,, pengumuman dibacakan pukul 15.00 WIT..
Juara III : xxxxx
Juara II : xxxx
Juara I : xxxxx
Yah, namaku tidak disebutkan. Serentak tubuhku rasanya lemas,, aku tidak tahu harus bagaimana lagi..
Tapi inilah takdir hidup yang harus dijalani. Tidak apalah,, toh aku kemarin sudah dapat juara I Fotografi WWF..aku berikan saja kesempatan buat teman-teman yang belum jadi juara…^^
Aku ambil hikmahnya saja dari peristiwa ini… aku dapat pengalaman naik gunung,,melatih mental,, dan lain-lain.
Ah, pengalaman yang tidak terlupakan. Seru, unik, menegangkan, semua jadi satu!